“Dalam keadaan hidup yang lagi sulit ini, alangkah baiknya kita mengutamakan rasa kemanusiaan terlebih dahulu,” tutur Anda Yasser.
Meski demikian, ia mengklarifikasi bahwa Fraksi PKS bukan berarti mendukung atau melegalkan pelanggaran aturan tata ruang kota.
Pedagang Hanya Mencari Sesuap Nasi
Menurut Anda Yasser Albantani, AMK, penanganan terhadap PKL Masjid Agung dan SMAN 3 membutuhkan pendekatan hati ke hati, bukan tindakan represif yang merugikan materiil warga.
Hal ini karena motivasi para pedagang murni untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, bukan untuk mencari kekayaan berlebih.
“Perlu pakai hati, karena mereka yang digusur ini bukan untuk mencari kekayaan lebih, melainkan hanya sekadar bisa menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.
Hingga saat ini, para pedagang yang telantar masih menunggu respons langsung dari Wali Kota Tebing Tinggi terkait kejelasan nasib dan ruang bagi usaha mikro mereka.
Pihak redaksi pun masih terus berusaha menghubungi Wali Kota Tebing Tinggi guna meminta tanggapan resmi atas desakan yang dilayangkan oleh Fraksi PKS ini.***












