Untuk mendukung hal itu, berbagai program unggulan telah digalakkan, mulai dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), layanan berobat gratis melalui Universal Health Coverage (UHC) pengembangan Rumah Sakit Unggulan, pembangunan Puskesmas Rawat Inap Plus Sumut Berkah, hingga inovasi terobosan Bantuan Stimulan Keluarga Berisiko Stunting (BESTI).
Menurutnya, program BESTI telah memperlihatkan hasil yang sangat menggembirakan. Sasaran utama program tersebut anak usia 8 bulan hingga 23 bulan yang mengalami masalah gizi. Agar tidak berkembang menjadi kasus stunting baru dilakukan langkah pemberian bantuan pangan lokal sebagai stimulant.
Surya memaparkan, pelaksanaan BESTI tahun 2025 telah terbukti meningkatkan berat badan balita penerima manfaat. Sehingga program tersebut membuktikan, bahwa intervensi yang tepat sasaran mampu membawa perubahan nyata bagi tumbuh kembang anak.
Untuk itu dirinya mengajak seluruh pemerintah daerah se – Sumatera untuk menjadikan forum tersebut sebagai titik tolak penguatan aksi bersama.
Hal itu untuk memastikan setiap Kabupaten atau Kota memiliki lokus prioritas yang jelas, target yang terukur, data sasaran yang terpercaya, serta rencana tindak lanjut yang benar-benar dapat dilaksanakan.
“Tidak ada ruang untuk keraguan stunting harus kita turunkan bersama,” cetus Surya.(gan).












