Data PBB menunjukkan lebih dari 80 persen warga Gaza kini bergantung pada bantuan kemanusiaan internasional untuk bertahan hidup.
Bagi banyak warga, gencatan senjata ini memberi sedikit harapan di tengah penderitaan berkepanjangan.
Di kamp pengungsian Khan Younis, keluarga-keluarga yang kehilangan rumah menyambut kabar perdamaian dengan doa dan air mata.
Harapan Baru untuk Timur Tengah
Meski kesepakatan ini menjadi langkah besar, para pengamat menilai implementasinya akan penuh tantangan.
Isu mengenai demiliterisasi Hamas, rekonstruksi Gaza, dan mekanisme pengawasan internasional atas gencatan senjata masih memerlukan kesepakatan teknis yang jelas.
Namun, secara diplomatik, langkah ini menjadi sinyal kuat bagi dunia internasional bahwa peluang perdamaian di Timur Tengah masih terbuka.
“Kita menyaksikan titik balik sejarah. Perdamaian mungkin belum sempurna, tetapi inilah awal yang nyata,” kata seorang diplomat Mesir yang terlibat dalam negosiasi.***












