Keseragaman standar dinilai penting agar kualitas makanan, kebersihan pengolahan, keamanan bahan pangan, hingga mekanisme distribusi tidak berbeda-beda antar-SPPG.
Bagi Nurhadi, program MBG memiliki tujuan yang baik, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kualitas pelaksanaan di tingkat lapangan.
“Program MBG itu bagus. Tetapi pelaksanaannya harus dievaluasi. Jangan sampai anak-anak yang seharusnya mendapatkan makanan bergizi justru menjadi korban,” tegasnya.
Rencana kunjungan Komisi IX DPR RI ke sejumlah SPPG di Blitar, Kediri, dan Tulungagung pun menjadi bagian dari upaya pengawasan tersebut.
Evaluasi di lapangan diharapkan dapat memastikan program MBG berjalan sesuai tujuan, sekaligus mencegah persoalan keamanan pangan kembali terjadi.(didik)












