Kota Medan

Kejar Zero Stunting, Wali Kota Tebing Tinggi Perkuat Sinergi Lintas Sektor di Regional Sumatera

39
×

Kejar Zero Stunting, Wali Kota Tebing Tinggi Perkuat Sinergi Lintas Sektor di Regional Sumatera

Sebarkan artikel ini

Pemko Tebing Tinggi tegaskan komitmen mempercepat penanganan anak berisiko stunting melalui kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat

Wali Kota Iman Irdian Saragih hadir bersama Sekretaris Daerah Erwin Suheri Damanik, Kepala Dinas Kesehatan dr. Fitri Sari Saragih, Plt. Kepala Bappeda Muhammad Hamdani, serta Kabag Prokopim Faisal Ahmad(foto: Diskominfo Tebing Tinggi)

Namun, berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dipaparkan dalam forum tersebut, prevalensi stunting di Sumatera Utara masih berada di angka 22 persen atau lebih tinggi dibandingkan angka nasional.

Menurut Eddy, kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting perlu terus diperkuat untuk memastikan anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.

Tebing Tinggi Bidik Zero Stunting

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Tebing Tinggi Iman Irdian Saragih menegaskan komitmen Pemko Tebing Tinggi untuk terus memperkuat penanganan anak yang berisiko stunting.

Ia berharap intervensi yang dilakukan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan dapat menekan angka stunting di Kota Tebing Tinggi secara berkelanjutan.

“Mohon doanya agar anak-anak yang berisiko stunting dapat tertangani dan menurun. Pemerintah Kota Tebing Tinggi terus semangat melakukan penanganan anak-anak yang berisiko stunting. Mudah-mudahan tahun ini angka stunting menurun, dan target kita adalah zero stunting,” ujar Iman kepada awak media Diskominfo Tebing Tinggi.

Menurutnya, keikutsertaan Pemko Tebing Tinggi dalam rakor regional tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyerap strategi dan kebijakan yang dapat diterapkan di daerah.

“Berbagai strategi dan kebijakan yang dibahas diharapkan menjadi penguatan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas intervensi, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan program pencegahan stunting menyentuh kelompok sasaran secara tepat,” katanya.

Pemko Tebing Tinggi juga mendorong keterlibatan aktif seluruh unsur, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, keluarga, masyarakat hingga pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi tersebut dinilai penting agar program percepatan penurunan stunting tidak berhenti pada kebijakan, tetapi memberikan dampak nyata terhadap tumbuh kembang anak dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, seluruh pihak juga melakukan penandatanganan Komitmen Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *