Bangsa yang besar selalu diawali oleh keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat selalu dibangun di atas fondasi iman dan takwa.
Penutup
Sebagai orang tua, kita tentu berharap anak-anak menjadi pribadi yang sukses, sehat, dan bahagia.
Namun, harapan terbesar seorang mukmin seharusnya bukan hanya melihat anak berhasil di dunia, melainkan juga melihat mereka tetap teguh dalam iman hingga akhir hayat.
Mari kita jadikan kisah Nabi Khidir sebagai cermin kehidupan. Keshalehan yang kita bangun hari ini mungkin tidak langsung terlihat hasilnya.
Akan tetapi, di sisi Allah tidak ada satu pun amal yang sia-sia. Boleh jadi, doa yang kita panjatkan di sepertiga malam, kejujuran dalam mencari nafkah, kesabaran dalam mendidik anak, serta keistiqamahan dalam beribadah menjadi sebab Allah menjaga anak-anak dan cucu-cucu kita ketika kita telah kembali kepada-Nya.
Sesungguhnya warisan yang paling mahal bukanlah harta benda, melainkan ketakwaan.
Harta bisa habis oleh zaman, jabatan dapat berakhir oleh masa, tetapi keshalehan akan terus mengalir menjadi cahaya yang menerangi kehidupan anak, cucu, bahkan generasi-generasi setelahnya.
Semoga Allah menjadikan kita bagian dari orang-orang yang meninggalkan jejak ketakwaan dan memperoleh keberkahan-Nya di dunia hingga akhirat. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.***












