“Dari sekian banyak puskesmas di Kota Medan, vaksin rabies hanya tersedia di Puskesmas Bestari. Ini harus menjadi perhatian penting bagi Dinkes Medan,” tegasnya.
Nanda pun meminta Dinkes Medan segera menghitung kebutuhan vaksin rabies dan memastikan distribusinya ke seluruh fasilitas kesehatan milik Pemko Medan.
“Sampaikan saja berapa kebutuhannya, kita di DPRD Medan akan membantu penganggarannya. Ini sangat penting, demi keselamatan masyarakat Kota Medan,” pungkasnya.
RS Pirngadi Akui Stok Kosong Sebulan
Terpisah, Plt Direktur Utama RSUD dr Pirngadi Medan, dr Mardohar Tambunan, membenarkan bahwa stok vaksin rabies di rumah sakit milik Pemko Medan tersebut sedang kosong.
“Iya, saat ini stok vaksin rabies di RS Pirngadi memang lagi kosong. Sudah kosong dari sekitar satu bulan yang lalu,” kata Mardohar kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).
Mardohar menjelaskan, RSUD dr Pirngadi pada dasarnya bertindak sebagai pelaksana teknis dalam pelayanan vaksinasi tersebut. Pihak rumah sakit juga telah menyampaikan kondisi kekosongan stok kepada Dinkes Medan dan meminta pasokan vaksin segera dikirimkan.
“Jadi kekosongan vaksin rabies di RS Pirngadi ini sudah kita sampaikan ke Dinkes (Medan), sudah kita minta untuk disuplai. Tetapi sampai saat ini vaksin tersebut belum datang,” jelasnya.
Ia memastikan, RSUD dr Pirngadi siap memberikan pelayanan kepada masyarakat apabila stok vaksin rabies kembali tersedia.
“Kalau vaksinnya ada, tentu kita siap melayani masyarakat dengan menyuntikkan vaksin rabies tersebut secara gratis,” tutupnya.(Akbar)












