TERITORIAL24.COM, MEDAN — Libur panjang Tahun Baru Imlek menjadi pemantik pergerakan warga Sumatera Utara. Stasiun-stasiun ramai sejak pagi, loket dan aplikasi daring dipenuhi transaksi.
Sabtu, 14 Februari 2026, sebanyak 7.794 penumpang diberangkatkan melalui 22 perjalanan kereta api yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional I Sumatera Utara.
Lonjakan itu diperkirakan belum mencapai puncak. Proses pemesanan tiket masih berlangsung untuk jadwal keberangkatan berikutnya.
Sehari sebelumnya, Jumat (13/2), jumlah penumpang bahkan lebih tinggi: 8.868 orang menggunakan layanan kereta api di wilayah ini.
Pelaksana Tugas Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mencatat sejumlah rute favorit telah melampaui kapasitas tempat duduk.
Enam perjalanan KA Putri Deli dan empat perjalanan KA Siantar Ekspres, misalnya, mencatat okupansi di atas 100 persen.
Pola serupa juga terlihat pada KA Sribilah. Dari enam jadwal keberangkatan pada Jumat, tiga di antaranya penuh, bahkan satu perjalanan KA Sribilah Utama Fakultatif terjual melebihi kapasitas.
“Pada hari ini, tiket KA Putri Deli dan KA Siantar Ekspres telah terjual lebih dari 100 persen kapasitas tempat duduk. Meski demikian, untuk beberapa rute perjalanan, tiketnya masih tersedia,” ujar Anwar.
Fenomena ini, kata Anwar, tak lepas dari momentum ganda: libur Imlek yang berdekatan dengan datangnya Ramadan. Bagi sebagian warga, ini menjadi kesempatan terakhir untuk bepergian atau berwisata sebelum memasuki bulan puasa.
Untuk periode 13–17 Februari 2026, KAI Divre I Sumut menyediakan total 47.636 kursi. Hingga Sabtu siang, sebanyak 33.712 tiket telah terjual.
Angka itu menunjukkan tingkat keterisian yang tinggi, sekaligus memberi sinyal bahwa mobilitas masyarakat Sumatera Utara terus bergerak naik.
Bagi calon penumpang yang belum memperoleh tiket pada jadwal favorit, KAI menyarankan pemantauan berkala melalui aplikasi Access by KAI.
Selain itu, fitur connecting train atau kereta persambungan memungkinkan penumpang menggabungkan dua perjalanan, baik antarkereta jarak jauh maupun kombinasi dengan kereta lokal, untuk mencapai tujuan akhir.












