“Ini sudah meresahkan masyarakat. Sungai yang dulunya menjadi akses nelayan kini tertutup. Mata pencaharian mereka terganggu, dan dampaknya pun merambah ke banjir pemukiman warga,” tutup Paul.
DPRD Medan berkomitmen menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas demi melindungi lingkungan dan masyarakat sekitar.(Anggi)












