BLITAR I TERITORIAL24.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Blitar menggelar konsolidasi penguatan struktural partai, pendidikan politik, sekaligus pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Blitar di kantor DPC PPP kabupaten Blitar di Tlogo, Sabtu(31/10).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pembenahan organisasi sekaligus persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.
Ketua DPC PPP Kabupaten Blitar, Ahmad Ardabili, mengatakan konsolidasi tersebut merupakan momentum pemanasan mesin partai.
Fokus utamanya adalah melakukan reorganisasi kepengurusan mulai tingkat PAC hingga ranting, sekaligus memperkuat struktur organisasi agar lebih solid dan terkoordinasi.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Biri tersebut, PPP juga harus mulai serius membuka ruang bagi generasi muda, khususnya kalangan Generasi Z (Gen Z), untuk terlibat dalam politik dan kepartaian.
Ia secara terbuka mengakui bahwa selama ini PPP masih lekat dengan citra partai yang didominasi kader berusia tua. Karena itu, regenerasi menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus segera dilakukan.
“PPP ini partai yang sudah lama atau partai kuno, dan mayoritas kadernya masih orang-orang tua. Maka ke depan kita harus mulai merekrut anak-anak muda, khususnya Gen Z, agar mau bergabung dengan partai berlambang Ka’bah ini,” ungkap Gus Bili.
Baginya, penguatan struktur tidak cukup hanya dengan membenahi kepengurusan. PPP juga perlu menghadirkan wajah baru dengan melibatkan anak muda agar organisasi memiliki ruang regenerasi dan mampu menjangkau kelompok pemilih lintas generasi.
Tak hanya bicara pembenahan organisasi, Gus Bili juga membeberkan target politik DPC PPP Kabupaten Blitar pada pemilu mendatang. Partainya membidik perolehan minimal lima kursi legislatif.
Target tersebut menjadi salah satu tolok ukur yang ingin dicapai melalui konsolidasi organisasi, penguatan kader, serta perluasan keterlibatan generasi muda.
Sementara itu, Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Blitar Adib Zamhari, salah satu kader yang bergabung dengan PPP, mengungkapkan bahwa keputusannya masuk ke partai berlambang Ka’bah tersebut merupakan panggilan hati.












