Ia menyebut keinginannya untuk lebih dekat dengan nilai-nilai Islam menjadi salah satu alasan memilih PPP. Sebelumnya, Adib mengaku pernah bergabung dengan dua partai politik berbeda.
“Di partai sebelumnya saya juga seorang pejuang. Dan sekarang bergabung di PPP, saya tetap sebagai pejuang,” ujar Adib.
Pernyataan tersebut menggambarkan komitmennya untuk tetap aktif dalam perjuangan politik, meski kini berada di bawah naungan partai yang berbeda.
Konsolidasi DPC PPP Kabupaten Blitar ini sekaligus menandai dimulainya agenda penataan organisasi dan regenerasi kader.
Tantangan berikutnya adalah bagaimana hasil konsolidasi tersebut benar-benar diterjemahkan menjadi kerja nyata hingga tingkat ranting, serta mampu menarik keterlibatan generasi muda dalam kehidupan politik di Kabupaten Blitar.(didik)












