Misteritorial

Misteri Bayangan di Balik Bambu Tua

276
×

Misteri Bayangan di Balik Bambu Tua

Sebarkan artikel ini

Ada yang bersumpah melihat kepala manusia jatuh tiba-tiba dari atas pohon kelapa. Rambutnya kusut, darah menetes pelan ke tanah. Ketika korban refleks berhenti dan menoleh ke atas—pada detik itulah Gunduruwo sudah berdiri tepat di belakangnya.

Lebih mengerikan lagi, makhluk ini dipercaya mampu ikut menumpang kendaraan. Mesin tetap menyala, lampu tetap terang, jalan lurus tak berbelok. Namun dada terasa sesak, napas menjadi berat, dan jok belakang seolah menahan beban yang tak terlihat.

Kaca spion buram, bukan oleh embun—melainkan oleh sesuatu yang enggan menampakkan wujudnya sepenuhnya.

Beberapa warga mengaku pernah merasakan pukulan keras di punggung atau bahu. Saat menoleh, jalan kosong. Tak ada manusia. Tak ada hewan. Hanya suara angin yang tiba-tiba kembali berembus, seolah tak pernah terjadi apa-apa.

Itulah ciri khas Gunduruwo.

Ia memukul tanpa wujud.

Ia menertawakan tanpa suara.

Kepercayaan yang berkembang di masyarakat menyebutkan, jika melewati pohon bambu atau kelapa tua sendirian lalu tiba-tiba angin berhenti, suara serangga menghilang, dan bau busuk menyergap hidung—jangan berhenti. Jangan menoleh. Jangan bersumpah serapah. Perbanyak zikir dan sebut nama Allah SWT di dalam hati.

Karena bisa jadi, pada saat itu…

Gunduruwo sedang berjalan tepat di sampingmu.

Dan satu pesan terakhir dari orang-orang tua:jika di daerahmu ada pohon yang terkenal angker,jangan pernah menyebut namanya sembarangan—takut ada yang menjawab dari balik gelap. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *