TERITORIAL24.COM, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tampaknya sudah lelah lihat warga antre panjang di loket pelayanan publik.
Karena itu, lewat program CERDAS — singkatan dari Cepat, Responsif, Handal, dan Solutif — Pemprov Sumut menargetkan seluruh layanan publik bakal terintegrasi digital pada tahun 2026.
Kalau mulus, artinya dua tahun lagi warga cukup buka satu portal untuk semua urusan: dari bayar pajak, izin usaha, sampai ngurus KTP tanpa harus ke kantor dan berdebat dengan petugas yang “sistemnya lagi error.”
Rencana besar ini disampaikan Sekretaris Dinas Kominfo Sumut, Achmad Yazid Matondang, dalam konferensi pers bertema Digitalisasi Pelayanan Publik CERDAS di Aula Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Kamis (9/10/2025).
Menurut Yazid, program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Bobby Nasution, sekaligus sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo yang menekankan penguatan SDM, sains, dan teknologi.
“Kita harus berani transformasi digital. Tantangannya masih besar, apalagi di daerah seperti Nias yang belum semuanya terjangkau internet. Tapi dengan CERDAS, kita akan percepat semua layanan publik berbasis digital di seluruh Sumut,” ujar Yazid, dengan nada optimistis khas pejabat yang yakin jaringan WiFi bisa menembus pegunungan.
Sementara itu, Kabid Aplikasi Informatika, T. Ahmad Maulana, menjelaskan kalau saat ini sudah ada 31 aplikasi layanan publik yang siap digabung dalam satu portal terpadu berbasis web dan aplikasi mobile.
“Jadi nanti masyarakat cukup buka satu platform untuk semua layanan—mulai dari kesehatan, perizinan, sampai pajak daerah. Gak perlu buka banyak aplikasi atau antre ke kantor,” jelas Maulana.
Tapi bukan cuma soal aplikasi, Pemprov Sumut juga menyiapkan internet gratis di ruang publik. Tahun 2026 nanti, jaringan gratis ini bakal hadir di delapan kota: Medan, Binjai, Tebingtinggi, Tanjungbalai, Pematangsiantar, Padangsidimpuan, Sibolga, dan Gunungsitoli. Kalau semua berjalan sesuai rencana, tahun 2030 seluruh 33 kabupaten/kota bakal punya akses internet gratis.












