Apabila acara ini tetap diselenggarakan, maka aspek pengelolaan yang baik sangat diperlukan agar Ramadan Fair dapat berjalan sejalan dengan semangat Ramadan.
Pengawasan ketat, jam operasional yang sesuai, serta program yang berorientasi pada nilai-nilai keislaman bisa menjadi solusi agar kegiatan ini mendapatkan dukungan luas dari masyarakat.
Perdebatan mengenai Ramadan Fair 2025 mencerminkan pentingnya keseimbangan antara aspek ekonomi dan ibadah dalam perayaan keagamaan.
Keputusan akhir diharapkan dapat membawa manfaat bagi seluruh masyarakat, tanpa mengurangi makna dan kekhidmatan bulan Ramadan.***












