Nasional

Safari Dakwah Habib Rizieq ke Aceh: Temu Ulama dan Tokoh Bangsa

624
×

Safari Dakwah Habib Rizieq ke Aceh: Temu Ulama dan Tokoh Bangsa

Sebarkan artikel ini
Kunjungan Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab bertujuan mempererat tali silaturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat(Teritorial24)

TERITORIAL24.COM,BANDA ACEH-Ulama kharismatik Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab melaksanakan Safari Dakwah dan Tabligh Akbar di Banda Aceh, Rabu (18/6/2025).

Kunjungan Habib Muhammad Rizieq bin Husein Shihab ini bertujuan mempererat tali silaturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat, sekaligus menggelar dialog terbuka membahas problematika bangsa.

Kehadiran Habib Rizieq disambut hangat oleh para ulama dan tokoh masyarakat Aceh yang memadati lokasi acara sejak pagi hari.

Mereka menyambut beliau sebagai sosok penting dalam dunia dakwah yang mereka sebut sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia.

Suasana khidmat dan penuh antusias tampak dari para peserta yang datang tidak hanya dari Banda Aceh.

Tetapi juga dari berbagai daerah di Sumatera, termasuk sejumlah tokoh agama dari Sumatera Utara.

Dalam ceramahnya, Habib Rizieq menyoroti berbagai persoalan bangsa yang menurutnya berakar dari jauhnya para pemimpin dan masyarakat dari nilai-nilai Syariat Islam.

Ia menegaskan bahwa Syariat Islam bukanlah ancaman, melainkan solusi atas krisis moral, ekonomi, dan politik yang tengah melanda negeri.

“Permasalahan bangsa ini muncul karena kita meninggalkan Syariat Allah SWT.Padahal, Syariat Islam adalah jaminan dari Allah untuk kebaikan negeri ini.”

“Bahkan nilai-nilai Syariat sejalan dengan Pancasila, khususnya sila pertama tentang Ketuhanan Yang Maha Esa,” ujar Habib Rizieq dalam orasinya.

Ia juga melontarkan kritik keras terhadap kondisi partai politik saat ini yang, menurutnya, tidak lagi benar-benar menjadi wakil rakyat.

“Banyak partai yang justru cenderung membela kepentingan elit dan pejabat, bukan memperjuangkan suara rakyat.”

“Inilah yang menyebabkan ketimpangan sosial dan lemahnya keadilan di negeri ini,” tambahnya.

Acara ini juga menjadi momentum konsolidasi para ulama lintas daerah untuk menyatukan visi dalam menjaga moralitas bangsa.

Beberapa pejabat daerah dan tokoh penting Aceh tampak hadir dalam kegiatan tersebut.

Dialog terbuka yang dilakukan seusai ceramah berlangsung penuh kekeluargaan dengan nuansa keagamaan yang kental.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *