Blitar Raya

Elim Tyu Samba Sambut Kunjungan Ketua MPR RI Ke Blitar, Tekankan Nilai Persatuan Bangsa

36
×

Elim Tyu Samba Sambut Kunjungan Ketua MPR RI Ke Blitar, Tekankan Nilai Persatuan Bangsa

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR – Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba menegaskan bahwa ziarah ke Makam Bung Karno menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan dan menghargai jasa para pendiri bangsa menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Hal itu disampaikan Elim Tyu Samba saat mendampingi Ketua MPR RI Ahmad Muzani beserta rombongan hingga keberangkatan kembali ke Jakarta melalui Stasiun Blitar, Selasa (4/8/2026), usai rangkaian kunjungan kerja ke Kota Blitar.

 

Kunjungan tersebut diawali dengan ziarah ke Makam Bung Karno, dilanjutkan mengunjungi Perpustakaan dan Museum Bung Karno sebagai bagian dari agenda tahunan MPR RI menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI.

 

Menurut Elim Tyu Samba, penghormatan kepada para pahlawan tidak hanya diwujudkan melalui ziarah, tetapi juga dengan menghargai guru, orang tua, serta para pemimpin terdahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa.

 

“Nilai-nilai penghormatan kepada para pendahulu menjadi fondasi penting dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, menjelang peringatan Hari Kemerdekaan, MPR RI secara konsisten mengunjungi berbagai tempat bersejarah sebagai bentuk penghormatan terhadap perjalanan bangsa. Tahun ini, Makam Bung Karno menjadi lokasi yang dipilih untuk mengenang jasa Proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia tersebut.

 

“Indonesia adalah rumah bersama yang harus terus kita jaga. Persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong harus tetap menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa,” kata Elim.

 

Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan ziarah ke Makam Bung Karno merupakan tradisi MPR RI untuk mengenang jasa Bung Karno sebagai Proklamator, Presiden pertama RI, sekaligus penggali gagasan Pancasila.

 

Menurutnya, setelah 80 tahun Indonesia merdeka, seluruh elemen bangsa harus terus mensyukuri kemerdekaan dan menghargai perjuangan para pendiri bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *