Religi

Harta Melimpah, Jabatan Naik, Dosa Menumpuk: Waspadai Istidraj ‎

59
×

Harta Melimpah, Jabatan Naik, Dosa Menumpuk: Waspadai Istidraj ‎

Sebarkan artikel ini

‎Renungan Surah Ali Imran Ayat 178: Kelapangan dunia bukan ukuran mutlak keridhaan Allah SWT. ‎Oleh: ‎Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A.‎(Penulis Buku Tadabbur Al-Qur'an)

Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A., penulis Buku Tadabbur Al-Qur'an, menyampaikan renungan Surah Ali Imran ayat 178 tentang bahaya istidraj dan pentingnya menyikapi nikmat dunia dengan keimanan serta ketakwaan(Ist)

‎Semoga setiap nikmat yang kita terima menjadi jalan menuju ketakwaan, bukan sebab bertambahnya dosa.

‎Doa Memohon Perlindungan dari Istidraj

‎اللهم لا تستدرجنا بالنعم ولا تفجعنا بالنقم

‎“Ya Allah, janganlah Engkau menjadikan kami terjerumus melalui nikmat-nikmat-Mu, dan janganlah Engkau menimpakan kepada kami hukuman-Mu secara tiba-tiba.”

.اللهم آمين‎

‎Pada akhirnya, renungan Surah Ali Imran ayat 178 mengajak kita untuk tidak hanya melihat kehidupan dari apa yang tampak di permukaan.

Kekayaan, jabatan, dan keberhasilan duniawi adalah bagian dari ujian yang menuntut kesadaran, tanggung jawab, serta ketakwaan.

‎Jangan sampai kita terlalu sibuk menghitung nikmat, tetapi lupa mengevaluasi diri.

Jangan sampai kita merasa mulia karena kedudukan, tetapi kehilangan kerendahan hati.

Dan jangan sampai kita merasa aman karena dosa belum mendapatkan balasan.

‎Sebab, kesempatan untuk memperbaiki diri merupakan anugerah yang tidak boleh disia-siakan.

‎Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita agar mampu mensyukuri nikmat, bersabar menghadapi ujian, menjauhi kesombongan, serta menjadikan setiap langkah kehidupan sebagai jalan menuju ridha-Nya.‎

Wallahu a’lam bish-shawab.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *