Kota Medan

Komisi IV DPRD Medan Sidak SPBU Belawan, Temukan Masalah Izin dan Drainase

489
×

Komisi IV DPRD Medan Sidak SPBU Belawan, Temukan Masalah Izin dan Drainase

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Komisi IV DPRD Kota Medan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU Belawan 14.204.1120 di Jalan Pelabuhan Raya, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Senin (28/4/2025).

Sidak dilakukan menyusul laporan masyarakat dan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait sejumlah permasalahan di SPBU tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi IV menemukan dugaan permasalahan terkait izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), serta izin lalu lintas.

Selain itu, kondisi drainase yang buruk di sekitar SPBU menyebabkan banjir dan dikeluhkan warga.

“Kami tidak sembarangan melakukan sidak. Ini berdasarkan laporan dari masyarakat,” tegas Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak kepada manajemen SPBU.

Paul menyebut, dokumen AMDAL SPBU diketahui dikeluarkan pada tahun 2007, sehingga perlu diperbarui sesuai regulasi terbaru. Ia juga menyoroti tidak adanya izin lalu lintas yang seharusnya melengkapi operasional SPBU tersebut.

Anggota Komisi IV, Rommy Van Boy, menambahkan bahwa masyarakat merasa tidak aman karena aktivitas truk kontainer dari PT Belawan Indah di belakang SPBU kerap melintas dan membahayakan pengguna SPBU.

Ia menekankan pentingnya dokumen izin lalu lintas untuk memastikan keamanan.

Wakil Ketua DPRD Medan, Hadi Suhendra, yang juga hadir dalam sidak, mengatakan bahwa aktivitas truk dan rusaknya jalan akibat banjir telah menimbulkan keresahan warga.

“Sebagai warga sekitar, saya tahu betul jalan ini rusak karena truk kontainer dari gudang di belakang SPBU. Ini sangat meresahkan,” ungkapnya.

Sementara itu, manajer SPBU, Ahok, mengakui permasalahan drainase. Ia menyebut pihaknya sudah berupaya mencari solusi dengan instansi terkait namun belum membuahkan hasil.

“Drainase ada, tapi alirannya tersumbat. Kami sudah beberapa kali rapat dengan kecamatan dan Pelindo, tapi belum ketemu solusinya,” jelas Ahok.

Ia berharap kehadiran DPRD dapat membantu mencari jalan keluar atas persoalan yang terjadi.(Anggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *