Blitar Raya

Ratusan Warga PSHT Datangi DPRD Blitar, Tuntut Ketegasan Soal Organisasi Tak Berizin

25
×

Ratusan Warga PSHT Datangi DPRD Blitar, Tuntut Ketegasan Soal Organisasi Tak Berizin

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR – Ratusan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Blitar menggelar aksi damai di Kantor DPRD Kabupaten Blitar, Kamis (7/5/2026).

Massa menuntut pemerintah bertindak tegas terhadap kelompok yang dinilai mengatasnamakan PSHT tanpa legalitas resmi.

Sejak siang, peserta aksi membawa poster berisi tuntutan dan menyerukan perlindungan terhadap nama besar PSHT yang sah secara hukum.

Mereka menilai keberadaan organisasi tak berbadan hukum itu memicu keresahan dan berpotensi menimbulkan konflik di masyarakat.

Ketua Cabang PSHT Kabupaten Blitar, Tugas Nanggolo Yudo Dili Prasetiono, mengatakan pihaknya sudah berkali-kali mengirim surat kepada DPRD, Bupati, KONI hingga Wakil Bupati. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas.

“Kami sudah beberapa kali berkirim surat, tapi belum ada respons nyata,” ujarnya.

Ia juga menyebut anggotanya kerap mengalami intimidasi hingga dugaan kekerasan dari oknum kelompok yang dipersoalkan. Karena itu, PSHT meminta kepastian hukum sekaligus perlindungan dari pemerintah dan aparat penegak hukum.

Menanggapi aksi tersebut, Kapolres Blitar Rivanda memastikan persoalan itu akan dibahas bersama Forkopimda Kabupaten Blitar. Polisi akan mendorong rapat koordinasi untuk mencari solusi terbaik.

“Kami bersama Forkopimda akan membahas penyelesaian persoalan ini, termasuk melibatkan Bupati Blitar,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi menyatakan siap menampung aspirasi massa dan memfasilitasi dialog antar pihak terkait. Ia juga mengimbau seluruh warga PSHT tetap menjaga kondusivitas wilayah.

Usai dari DPRD, massa melanjutkan aksi ke Kantor KONI Kabupaten Blitar untuk menyampaikan tuntutan serupa.

Ketua Harian KONI Kabupaten Blitar, Fatatoh, mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan KONI Pusat dan KONI Jawa Timur.

“Kami akan segera berkirim surat ke KONI pusat maupun Jatim. Kami juga berharap seluruh warga PSHT tetap menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.(didik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *