Pesan utama yang ditekankan adalah bahwa kekuasaan harus ditempatkan sebagai sarana pelayanan kepada masyarakat.
Jabatan publik bukanlah ruang untuk mengejar keuntungan pribadi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan.
Melalui FGD dan bedah buku tersebut, Fraksi PKS Pelalawan berharap penguatan etika dan integritas tidak berhenti sebagai diskusi, tetapi menjadi budaya yang melekat dalam perilaku kader, terutama mereka yang mendapatkan amanah di lembaga publik.
Forum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semakin besar kewenangan yang diberikan kepada seorang pejabat publik, semakin besar pula tanggung jawab moral yang harus dipertanggungjawabkannya.***












