Sebelumnya sejumlah OPD masih diisi dengan para pejabat pelaksana, saat OPD dimaksud telah diisi dengan para pejabat defenitif baik Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas hal ini bagian dari upaya Wali Kota dalam mendukung Visi Tanjungbalai EMAS dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat Tanjungbalai
Pengentasan Kemiskinan dan Peningkatann IPM
Sejak dilantik sebagai Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim juga berkomitmen melakukan inovasi dan terobosan penurunan angka kemiskinan dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ini adalah bentuk komitmen kepemimpinan dalam meningkatkan kualitas hidup warganya, Pemerintah Kota Kota Tanjungbalai terus mendorong percepatan pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat yang membutuhkan
Program ini dilaksanakan secara terintegrasi, melibatkan sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Perkim, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tanjungbalai dengan dukungan dana dari Baznas Provinsi Sumatera Utara.
Untuk tahun ini, Baznas Kota Tanjungbalai telah menyalurkan 3 (tiga) unit RLH kepada masyarakat yang kurang mampu di Kelurahan Pantai Johor, Kecamatan Datuk Bandar, di Kelurahan TB Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan dan di Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung
Sebelumnya pada tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melalui Dinas Perkim merealisasikan program Rumah Layak Huni (RLH) / Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan merenovasi 50 unit rumah warga kurang mampu.
Program ini didanai dengan anggaran sebesar Rp20 juta per unit denan sebaran di Kecamatan Datuk Bandar 25 unit, Kecamatan Teluk Nibung: 20 unit dan Kecamatan Datuk Bandar Timur 5 unit. Diharapkan untuk tahun ini akan kita tingkatkan program ini, tutur Wali Kota
.
Program ini dilaksanakan secara terintegrasi, melibatkan sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Perkim, Baznas dan OPD terkait ainnya.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan setiap warga memiliki akses terhadap hunian yang aman, sehat, dan layak—sebagai dasar bagi tumbuhnya kesejahteraan yang merata,” kata Mahyaruddin












