Opini

PELATIHAN GURU BERBASIS LITERASI DIGITAL DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENDIDIKAN 4.0 DI MIS AL KHAIRAT DELI TUA

1579
×

PELATIHAN GURU BERBASIS LITERASI DIGITAL DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PENDIDIKAN 4.0 DI MIS AL KHAIRAT DELI TUA

Sebarkan artikel ini

1. Minimnya Penguasaan Teknologi oleh Guru

a. Sebagian besar guru belum familiar dengan penggunaan aplikasi pembelajaran digital seperti Google Classroom, Canva, Padlet, dan lainnya.

b. Penggunaan teknologi masih terbatas pada Microsoft Word dan PowerPoint secara dasar.

 

2. Keterbatasan dalam Integrasi Teknologi ke Pembelajaran

a. Guru belum terbiasa merancang RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang memuat unsur digital atau berbasis teknologi.

b. Pembelajaran masih banyak menggunakan metode ceramah tanpa dukungan media interaktif berbasis digital.

3. Kurangnya Akses dan Pemanfaatan Platform Digital

a. Belum ada pemanfaatan platform pembelajaran daring secara optimal, baik untuk penugasan, kuis, maupun diskusi daring.

b. Sebagian guru belum memiliki akun Google Workspace for Education atau belum mengetahui fungsinya.

4. Rendahnya Tingkat Literasi Digital

a. Masih ditemukan guru yang belum memahami konsep literasi digital secara utuh, termasuk keamanan digital, etika penggunaan teknologi, serta pencarian dan validasi informasi dari internet.

b. Kurangnya kesadaran tentang pentingnya literasi digital dalam menunjang pembelajaran di era Pendidikan 4.0.

5. Kebutuhan Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan

a. Guru menyatakan perlunya pelatihan atau workshop rutin yang fokus pada pengembangan keterampilan digital.

b. Ada semangat belajar yang tinggi, namun terbentur oleh kurangnya pendampingan dan fasilitator yang kompeten di bidang teknologi pendidikan.

6. Fasilitas Teknologi yang Terbatas namun Potensial

a. MIS Al Khairat Deli Tua telah memiliki jaringan internet dan beberapa perangkat seperti laptop dan proyektor, namun belum dimanfaatkan secara maksimal.

b. Adanya potensi untuk pengembangan, jika guru didampingi secara tepat dalam penggunaan sarana yang ada.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru dapat lebih siap dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran, meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar, serta mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih modern, interaktif, dan sesuai dengan tuntutan era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *